
Yogyakarta, 25 Juli 2026 – Konsorsium Yayasan Mulia menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pegawai Baru Tahun 2026 sebagai bagian dari proses orientasi dan pembinaan bagi seluruh pegawai baru di lingkungan Konsorsium Yayasan Mulia. Kegiatan yang dilaksanakan di SMAIT Abu Bakar Yogyakarta ini diikuti oleh 36 pegawai baru yang berasal dari berbagai unit pendidikan di bawah naungan Konsorsium Yayasan Mulia, yaitu TKIT/RA Mu’adz Bin Jabal, SDIT Luqman Al Hakim, SMPIT Abu Bakar, SMAIT Abu Bakar, dan Universitas Islam Mulia Yogyakarta. Diklatsar merupakan agenda wajib yang harus diikuti oleh setiap pegawai baru, baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan dengan visi, misi, sejarah berdirinya Konsorsium Yayasan Mulia, budaya kerja, serta pembinaan keislaman yang menjadi fondasi dalam menjalankan amanah sebagai insan pendidikan.
Kegiatan diawali dengan sesi Penguatan Niat dalam Pendidikan di Konsorsium Yayasan Mulia yang disampaikan oleh Ustadz Dr. Akhsanul Fuadi, S.Ag., M.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa setiap insan pendidikan hendaknya meluruskan niat dalam mengabdi, menjadikan profesi sebagai guru maupun tenaga kependidikan sebagai ladang ibadah, serta menghadirkan nilai-nilai Islam dalam setiap aktivitas pendidikan. Sesi berikutnya diisi oleh Ustadz Warsono, S.Ag., M.Pd. dengan materi Pengenalan Sejarah Konsorsium Yayasan Mulia dan Unit Pendidikannya. Peserta diajak memahami perjalanan berdirinya Konsorsium Yayasan Mulia beserta perkembangan unit-unit pendidikan yang dinaunginya. Melalui sesi ini, para pegawai baru diharapkan memiliki rasa memiliki, memahami arah perjuangan lembaga, serta siap berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita pendidikan Islam yang unggul.

Pada sesi ketiga, Ustadzah Ulfi Fatkhiyah Mahmud, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi mengenai Bina Pribadi Islam (BPI). Beliau menjelaskan bahwa seluruh pegawai Konsorsium Yayasan Mulia, baik guru maupun tenaga kependidikan, wajib mengikuti program BPI sebagai sarana pembinaan ruhiyah dan penguatan karakter Islami. BPI menjadi salah satu program strategis dalam membentuk pribadi pendidik yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki keimanan yang kokoh dan akhlak yang mulia. Melalui program ini diharapkan seluruh pegawai mampu menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas di lingkungan pendidikan. Adapun manfaat Bina Pribadi Islam (BPI) yang menjadi ruh pembinaan di Konsorsium Yayasan Mulia meliputi: Menajamkan iman di hati. Mengasah intelektual. Memupuk kebersamaan. Menjadi tahapan untuk meraih Khoira Ummah, yaitu generasi terbaik yang memberikan manfaat bagi umat. Melalui pelaksanaan Diklatsar ini, Konsorsium Yayasan Mulia berharap seluruh pegawai baru tidak hanya memahami sistem kerja dan budaya organisasi, tetapi juga memiliki kesamaan visi, semangat dakwah, serta komitmen untuk bersama-sama mewujudkan lembaga pendidikan Islam yang unggul, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Diklatsar bukan sekadar kegiatan orientasi, melainkan langkah awal dalam membangun insan pendidik yang berintegritas, berkarakter Islami, dan siap memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan di lingkungan Konsorsium Yayasan Mulia.