
Yogyakarta 29 Agustus 2026, Setiap manusia memiliki akal, mimpi, dan potensi yang berbeda. Tetapi, mimpi tidak akan mungkin menjadi kenyataan jika tidak diikuti dengan tindakan. Karena itu, setiap potensi yang dimiliki perlu dioptimalkan agar menjadi amal yang bermanfaat bagi orang lain.
Dalam kegiatan rutin yang diagendakan oleh Konsorsium Yayasan Mulia sebagai bentuk pembinaan bagi seluruh pegawai yaitu Mulia Morning Talk (MMT), Ustadz Masruri sebagai narasumber menyampaikan:
Ada tiga langkah penting dalam mewujudkan mimpi. Pertama, mengubah mimpi menjadi visi yang jelas. Mimpi jangan hanya menjadi angan-angan, tetapi harus diarahkan untuk mencapai tujuan hidup, yaitu menjadi manusia yang selamat dunia dan akhirat.
Kedua, mengubah potensi menjadi tindakan. Setiap orang memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan. Jangan terlalu sibuk melihat potensi orang lain hingga lupa mengenali potensi diri sendiri. Potensi akan bernilai ketika digunakan untuk memberikan manfaat.
Ketiga, mengubah relasi menjadi sinergi. Potensi individu akan menjadi lebih kuat ketika dipadukan dengan orang lain. Dari sinergi inilah lahir amal jama’i, sebuah kerja bersama yang memberikan manfaat lebih luas.

Sebagai khalifah di muka bumi, setiap orang memiliki peran yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Di posisi mana pun kita berada, selalu ada kesempatan untuk memberikan kontribusi terbaik.
Keluarga besar Konsorsium Yayasan Mulia diajak untuk terus mengoptimalkan peran masing-masing, saling menguatkan, dan tumbuh bersama dalam jamaah. Ikhtiar tersebut hendaknya senantiasa disertai doa dan tawakal kepada Allah SWT.
Mari mengenali potensi, memaksimalkan peran, dan mengubah setiap kemampuan menjadi amal yang bermanfaat. Insya Allah, dengan kebersamaan dan keikhlasan, Allah SWT akan memberikan keberkahan dalam setiap langkah perjuangan.