
Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai peresmian Markaz Al Ishlah Pusat Pendidikan KYM yang diselenggarakan oleh Konsorsium Yayasan Mulia (KYM) dan World Assembly of Muslim Youth (WAMY). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat fungsi kompleks masjid tidak hanya sebagai sarana ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan pembinaan generasi muda berbasis nilai nilai Islam.
Kedatangan rombongan tamu dari World Assembly of Muslim Youth (WAMY) disambut meriah oleh siswa-siswi SMAIT Abu Bakar Yogyakarta. Mereka membentuk pagar betis sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Arab Saudi sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi lintas negara.


Prosesi penyambutan dilanjutkan dengan pengalungan rangkaian bunga oleh pengurus KYM kepada para tamu dari WAMY yang berlangsung khidmat. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Sambutan disampaikan oleh pengurus Konsorsium Yayasan Mulia (KYM) yang diwakili oleh Drs. Mujidin, M.Si, Ph.D, perwakilan pemerintah setempat yang diwakili oleh PLT Kelurahan Rejowinangun, Bp, Mohammad Roman Feiruz, S.ST, serta Mudir WAMY Indonesia, Ust. Aang Suwandi, Lc. Sambutan utama disampaikan oleh Direktur Pengembangan Sumber Daya WAMY Riyadh, Dr. Faisal bin Saad bin Abdullah bin Jabr.
Dalam pidatonya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Konsorsium Yayasan Mulia (KYM) serta pemerintah Indonesia, khususnya wilayah Rejowinangun dan Kotagede. Beliau juga menegaskan harapannya agar Markaz Al Ishlah Pusat Pendidikan KYM ini dapat berkembang menjadi pusat pendidikan unggulan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.


Prosesi inti peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan prasasti sebagai simbol resmi beroperasinya Markaz Al Ishlah sebagai Pusat Pendidikan Konsorsium Yayasan Mulia. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk para donatur, serah terima kunci masjid, serta pelaksanaan sholat dzuhur berjamaah yang menjadi momen spiritual bagi seluruh hadirin. Sebagai bentuk penguatan hubungan kerja sama, dilakukan penyerahan Al-Qur’an dari WAMY kepada pihak sekolah, serta penyerahan cinderamata dari KYM kepada WAMY.
Usai seremoni, para tamu diajak meninjau berbagai fasilitas pendukung, mulai dari area masjid, ruang kelas, asrama yatim, hingga sarana dan prasarana sekolah. Peninjauan ini menunjukkan komitmen lembaga dalam menghadirkan lingkungan pendidikan yang terintegrasi dan berkelanjutan.


Acara ditutup dengan ramah tamah sambil menikmati hidangan tradisional khas Yogyakarta, yang semakin mempererat hubungan silaturahmi antar tamu undangan. Peresmian Markaz Al Ishlah Pusat Pendidikan Konsorsium Yayasan Mulia ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi islami yang unggul secara akademis , mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus memiliki kekuatan spiritual dan pribadi yang berakhlak karimah (akhlak mulia).