
Yogyakarta, 27 September 2026 — Konsorsium Yayasan Mulia (KYM) menyelenggarakan Pelatihan Metode Al Karim bagi Guru Al-Qur’an Gelombang I pada 26–27 September 2026. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari satu malam tersebut dilaksanakan di kompleks SMAIT Abu Bakar Yogyakarta.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya Konsorsium Yayasan Mulia dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas guru Al-Qur’an, khususnya dalam menerapkan metode pembelajaran Al-Qur’an secara tepat, sistematis, dan sesuai dengan jenjang peserta didik.
Kegiatan diikuti oleh guru Al-Qur’an dari berbagai jenjang pendidikan di lingkungan KYM, mulai dari TK/PAUD hingga SMA. Selama pelatihan, peserta mendapatkan pendalaman materi Metode Al Karim, yang mencakup jilid PAUD, Jilid 1–4, Jilid Tajwid dan Ghorib, serta Jilid Dewasa.
Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, peserta juga mengikuti sesi micro teaching. Melalui sesi ini, para guru mempraktikkan secara langsung penggunaan Metode Al Karim dalam proses pembelajaran Al-Qur’an. Peserta mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan mengajar sekaligus mengevaluasi penerapan metode agar pembelajaran dapat berlangsung secara lebih efektif.

Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Konsorsium Yayasan Mulia menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru Al-Qur’an merupakan bagian penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di lingkungan KYM.
Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam memastikan pembelajaran Al-Qur’an dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak bagi peserta didik.
“Peningkatan kompetensi guru Al-Qur’an sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di Konsorsium Yayasan Mulia. Karena KYM ada karena Al-Qur’an.”
Pelatihan Metode Al Karim ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara konsisten dalam proses pembelajaran di masing-masing unit pendidikan KYM.